Breaking News

PTPN Group dan Kementan Koordinasikan Percepatan Bongkar Ratoon Tebu di Jawa Timur

Surabaya, 21 Januari 2026 – Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus memperkuat langkah strategis dalam mendukung program swasembada gula nasional. Salah satunya melalui percepatan program bongkar ratoon tanaman tebu di Jawa Timur.
Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI bersama Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) melakukan kunjungan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (21/1). Pertemuan tersebut membahas upaya percepatan peremajaan tanaman tebu sebagai langkah meningkatkan produktivitas dan rendemen gula nasional.
Direktur Jenderal Perkebunan menegaskan bahwa program bongkar ratoon merupakan langkah krusial dalam meningkatkan kinerja perkebunan tebu, khususnya di sentra produksi utama seperti Jawa Timur. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta BUMN sektor pergulaan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Peremajaan tanaman tebu melalui bongkar ratoon sangat penting untuk meningkatkan produktivitas lahan dan rendemen gula. Karena itu, kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat,” ujarnya.
Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung percepatan bongkar ratoon melalui pendampingan teknis kepada petani, penguatan kolaborasi di tingkat lapangan, serta optimalisasi pengelolaan lahan tebu.
“SGN siap berperan aktif dalam percepatan bongkar ratoon di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tebu dan memperkuat ketahanan industri gula nasional,” kata Mahmudi.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik koordinasi tersebut dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap program strategis nasional di sektor pergulaan. Ia menilai percepatan bongkar ratoon sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani tebu.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung percepatan bongkar ratoon melalui penguatan kebijakan daerah dan sinergi lintas sektor agar produktivitas tebu meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” ujar Khofifah.
Melalui koordinasi ini, Holding Perkebunan Nusantara, Kementerian Pertanian, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap program bongkar ratoon dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri gula nasional sekaligus mendorong kesejahteraan petani tebu.(Sabirin)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close