Pontianak – PT Jasa Raharja Wilayah Kalimantan Barat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah yang digelar pada Kamis, 19 Februari 2026, di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat.
Rakor ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, operator transportasi darat, laut, dan udara, hingga instansi pendukung lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan menyeluruh dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam pembahasan, sejumlah aspek strategis menjadi fokus utama, di antaranya kesiapan sarana dan prasarana transportasi, rekayasa serta pengaturan lalu lintas, hingga langkah-langkah antisipatif untuk menekan angka kecelakaan selama periode angkutan Lebaran.
Sebagai BUMN yang memiliki peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Kalbar menegaskan komitmennya mendukung kelancaran dan keselamatan Angkutan Lebaran 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi aktif dengan instansi terkait, optimalisasi pelayanan santunan bagi korban kecelakaan, serta partisipasi dalam kegiatan preventif seperti sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan koordinasi data kecelakaan secara real time.
Dalam forum tersebut juga ditekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan penyelenggaraan angkutan Lebaran yang aman, tertib, dan lancar. Seluruh peserta rapat sepakat memperkuat koordinasi pengawasan terhadap kelaikan armada, kesiapan awak transportasi, serta kepatuhan administrasi kendaraan umum.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat menyatukan visi dan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan demikian, momentum mudik Lebaran 2026/1447 H di wilayah Kalimantan Barat dapat berlangsung dengan selamat, nyaman, dan minim risiko kecelakaan.(Sabirin)


Social Footer