Breaking News

Imigrasi Pontianak Gelar “Immigration 101”, Edukasi Mahasiswa dan Media soal Sistem Keimigrasian

Pontianak – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi “Immigration 101: Masyarakat Melek Imigrasi” yang membahas dasar-dasar sistem keimigrasian Indonesia dan perjalanan internasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Golden Tulip Pontianak pada Kamis (12/3).


Sosialisasi ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa serta perwakilan media massa di Kota Pontianak dan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aturan, prosedur, serta pentingnya kepatuhan terhadap regulasi keimigrasian dalam perjalanan internasional.

Ketua panitia kegiatan, Ephy, Kepala Seksi Tikim dalam laporannya menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas manusia antarnegara seiring kemajuan teknologi transportasi dan kerja sama internasional di berbagai bidang, seperti pendidikan, pariwisata, bisnis, dan ketenagakerjaan, menuntut masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai sistem keimigrasian.

“Semakin banyak masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri maupun warga negara asing yang masuk ke wilayah Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat memahami sistem keimigrasian yang memiliki peran strategis dalam mengatur lalu lintas orang yang masuk dan keluar wilayah negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sistem keimigrasian tidak hanya berfungsi menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait dokumen perjalanan, izin tinggal, serta berbagai prosedur administrasi perjalanan internasional.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, panitia menekankan tiga tujuan utama, yakni meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aturan keimigrasian, membangun kesadaran hukum mengenai pentingnya dokumen perjalanan, serta mendorong masyarakat agar melakukan perjalanan internasional secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak Sam Fernando dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami berbagai aspek keimigrasian, mulai dari tata cara dan prosedur pembuatan paspor bagi warga negara Indonesia, ketentuan bagi warga negara asing, hingga mekanisme pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah Indonesia.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan para peserta dapat lebih memahami berbagai aspek keimigrasian, termasuk informasi terkait perlintasan masuk wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara,” katanya.

Sam Fernando juga menilai mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi yang benar serta membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memperkuat komunikasi antara institusi imigrasi dengan kalangan akademisi maupun media dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya fungsi dan peran keimigrasian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.(Sabirin)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close