Sanggau – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Sanggau Hasil pantauan awak media di lapangan menemukan salah satu SPBU terpaksa menutup pelayanan selama dua hari terakhir akibat tidak adanya pasokan BBM.sabtu,(14/3)
Seorang pengusaha SPBU yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa penutupan sementara tersebut terjadi karena tidak adanya armada pengangkut BBM dari depot.
“Tak ada minyak, sudah dua hari SPBU kami tutup. Armada juga tidak ada,” ungkapnya kepada awak media.
Menurutnya, pihak pengelola SPBU sebenarnya hanya mengikuti mekanisme distribusi yang telah ditetapkan oleh depot. Namun, kendala armada membuat pasokan tidak bisa sampai ke daerah tersebut.
“Iya bang, susah cari bantuan armada untuk daerah kita ini. Yang mengatur pengiriman dari depot, kami di SPBU cuma ikut aturan yang ada saja,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa secara normal, pengiriman BBM ke SPBU seharusnya dilakukan setiap hari agar stok tetap tersedia bagi masyarakat.
“Seharusnya setiap hari ada pengiriman minyak ke SPBU,” tambahnya.
Kondisi ini menjadi sorotan karena wilayah tersebut dikenal sebagai jalur transportasi yang cukup vital. Bahkan oleh para pelaku usaha disebut sebagai “jalur sutra” yang seharusnya tidak boleh mengalami kekosongan BBM.
“Kita ini jalur sutra, seharusnya tidak boleh kosong minyak. Terutama Pertalite dan Pertamax,” tegasnya.
Kelangkaan BBM tersebut dikhawatirkan berdampak pada aktivitas masyarakat dan distribusi barang di daerah itu. Warga dan pengendara yang datang ke SPBU terpaksa kembali tanpa mendapatkan bahan bakar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak depot maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab terhambatnya distribusi BBM ke sejumlah SPBU di wilayah tersebut. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat agar pasokan BBM kembali normal dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi di daerah.(Tim)


Social Footer