Cyberpers.com- BANGKA BARAT,Suasana penuh kebersamaan terlihat di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, pada malam Jumat, 27 Agustus 2026. Masyarakat setempat mengikuti dan menyaksikan rangkaian tradisi Cheng Beng yang digelar oleh warga keturunan Tionghoa.
Yang menarik, warga Muslim turut hadir menyaksikan jalannya kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi gambaran nyata toleransi dan kerukunan masyarakat di Desa Bakit yang hidup berdampingan dalam keberagaman.
Tradisi Cheng Beng sendiri merupakan tradisi masyarakat Tionghoa yang berkaitan dengan penghormatan kepada leluhur. Dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai rangkaian kegiatan dan perlengkapan ritual yang menjadi bagian dari tradisi tersebut.
Meski berbeda keyakinan, masyarakat Muslim di Bakit terlihat menghormati kegiatan tersebut dengan turut menyaksikan dari sekitar lokasi. Tidak terlihat adanya sekat dalam kehidupan bermasyarakat, justru suasana kebersamaan tampak begitu terasa.
Momen tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman bukan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga keharmonisan.
Berbeda keyakinan, tetap satu dalam kebersamaan. Desa Bakit kembali menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tim

.jpg)


Social Footer