Informasi yang berkembang menyebutkan produksi timah PT SMB sepanjang 2026 disebut mencapai sekitar 1.500 ton. Seiring dengan angka tersebut, muncul dugaan bahwa sebagian material yang masuk ke rantai pembelian perusahaan berasal dari luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Permis.
Informasi tersebut tentunya masih membutuhkan verifikasi dan klarifikasi dari pihak terkait. Namun apabila dugaan itu benar, maka muncul pertanyaan penting mengenai rantai pemasok PT SMB.
Dari mana material tersebut diperoleh? Siapa pemasoknya? Apakah material berasal langsung dari wilayah IUP yang memiliki legalitas, atau terlebih dahulu berpindah tangan melalui pengepul maupun perantara sebelum diterima PT SMB?
Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana mekanisme pemeriksaan yang dilakukan perusahaan sebelum material diterima.
Apakah setiap pemasok wajib menyerahkan dokumen yang menunjukkan asal-usul material, serta apakah dokumen tersebut diverifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan sumber tambang?
Jika benar terdapat material yang berasal dari luar IUP Permis, publik tentu patut mempertanyakan pada tahapan mana material tersebut dapat masuk ke dalam rantai pembelian PT SMB dan siapa yang bertanggung jawab melakukan verifikasi penerimaannya.
Sorotan ini bukan semata-mata mengenai jumlah material yang dibeli, tetapi menyangkut ketertelusuran rantai pasok timah. Semakin besar volume material yang masuk, semakin penting pula transparansi mengenai sumber, pemasok, dokumen, serta mekanisme pemeriksaannya.
PT SMB diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai daftar atau kategori pemasok, mekanisme penerimaan material, prosedur verifikasi asal-usul timah, serta langkah perusahaan memastikan material yang diterima sesuai dengan ketentuan perizinan yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, dugaan mengenai adanya material dari luar IUP Permis masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi resmi dari PT SMB maupun pihak-pihak terkait.
Publik kini menunggu penjelasan: jika benar ada material dari luar IUP Permis yang masuk ke rantai pembelian, dari pemasok mana material tersebut berasal dan bagaimana proses verifikasinya?



Social Footer