BANGKA BARAT — Dugaan kembali beroperasinya aktivitas penambangan timah di kawasan DAS Kampak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, kembali menjadi perhatian. Informasi yang diterima menyebutkan, aktivitas diduga berlangsung di titik baru dan telah berjalan sekitar dua hari.
Yang menjadi sorotan bukan hanya aktivitas tambangnya, tetapi juga dugaan alur hasil produksi timah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hasil timah dalam jumlah ton-tonan dari lokasi tersebut diduga diarahkan masuk kepada seseorang berinisial JK, yang disebut-sebut sebagai pihak pembeli hasil timah.
Informasi lain di lapangan menyebutkan nama Geri diduga berkaitan dengan pembukaan titik baru tersebut. Sementara Mul dan Sat disebut-sebut berperan sebagai koordinator aktivitas di lapangan.
Dugaan sistem satu pintu terhadap hasil timah tersebut tentu perlu mendapat perhatian serius. Jika benar seluruh hasil produksi diarahkan kepada satu pihak, aparat perlu menelusuri bagaimana mekanisme pembelian, sumber material, asal-usul timah, serta legalitas aktivitas pertambangan di lokasi.
Atas informasi tersebut, Polda Kepulauan Bangka Belitung diminta turun melakukan pengecekan terhadap kondisi DAS Kampak, khususnya titik yang disebut kembali beroperasi. Pemeriksaan di lapangan dinilai penting untuk memastikan apakah kegiatan tersebut memiliki legalitas dan siapa saja pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.
Selain itu, aparat diharapkan dapat menelusuri dugaan alur hasil timah ton-tonan yang disebut mengarah kepada JK, termasuk memastikan apakah terdapat dokumen atau dasar legal yang melandasi kegiatan pembelian tersebut.
Pemberitaan ini merupakan informasi dugaan yang masih memerlukan verifikasi dan pembuktian. Nama JK, Geri, Mul, dan Sat disebut berdasarkan informasi yang dihimpun dan bukan sebagai kesimpulan mengenai adanya tindak pidana.
Pihak-pihak yang disebut dipersilakan memberikan klarifikasi dan hak jawab. Selanjutnya, kebenaran informasi tersebut diharapkan dapat diuji melalui pengecekan dan penyelidikan aparat berwenang.
Tim



Social Footer