Breaking News

Sempat Senyap, Gudang Tertutup di Pasir Putih Diduga Kembali Produksi Arak, Nama Candra Disebut sebagai Pemilik



Cyberpers.com-PANGKALPINANG — Keberadaan sebuah gudang tertutup di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, menjadi perhatian warga. Pasalnya, dari bangunan yang berada di belakang rumah tersebut beberapa kali disebut terlihat tanda-tanda adanya aktivitas pada waktu dini hari.

Warga menduga bangunan itu kembali digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan produksi arak. Dugaan tersebut mencuat setelah terlihat kepulan asap dari bagian belakang bangunan saat dilakukan pemantauan pada 28 Agustus 2026.

Bangunan yang sebagian besar tertutup seng membuat aktivitas di dalamnya tidak dapat dipantau secara jelas. Namun, menurut keterangan warga, kegiatan di lokasi disebut biasanya berlangsung ketika kondisi lingkungan mulai sepi.

“Mereka biasanya mulai sekitar jam tiga pagi. Kalau ada kendaraan di depan, berarti ada orang yang sedang beraktivitas di dalam,” kata warga yang disebut Maman.
Menurut Maman, dugaan aktivitas tersebut bukan pertama kali menjadi perhatian masyarakat. Sebelumnya, kegiatan di lokasi disebut sempat tidak terlihat, sebelum kemudian kembali dicurigai beroperasi.

Nama Candra juga muncul dalam informasi yang beredar di tengah warga sebagai sosok yang disebut memiliki keterkaitan dengan lokasi tersebut. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada bukti independen yang dapat memastikan bahwa Candra merupakan pemilik ataupun pengelola tempat yang diduga digunakan untuk produksi arak itu.

Kondisi tersebut menjadi pertanyaan tersendiri bagi masyarakat sekitar. Warga meminta agar dugaan aktivitas tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pemeriksaan langsung, sehingga dapat diketahui secara pasti apa yang sebenarnya dilakukan di dalam bangunan.

Jika benar terdapat kegiatan produksi minuman beralkohol, masyarakat berharap legalitas serta izin usaha maupun aspek keamanan lingkungan turut diperiksa oleh instansi berwenang.

Pemberitaan ini masih berupa dugaan berdasarkan informasi warga dan hasil pantauan, bukan kesimpulan mengenai adanya tindak pidana. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Candra maupun pihak terkait.

Editor: Bayu
Sumber: Een

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close