Breaking News

WASPADA..!! Modus Penipuan Menjelang Natal Dan Tahun Baru. Proposal Misterius Mengatasnamakan Lembaga Dan Individu Beredar Di Wilayah Kabupaten Bengkayang

Bengkayang_Cyberpers.com

Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Sudah Tidak Lama lagi, masyarakat  Bersuka Cita dalam persiapan Menyambut Hari Bersejarah tersebut. 

Tapi Di Balik Penyambutan Hari Bahagia tersebut, Beredar sebuah Himbauan untuk waspada terhadap Beredarnya Proposal yang Diduga Disebarkan oleh Oknum tidak Bertanggung jawab. 

Salah satu Proposal tersebut bahkan mencatut Lembaga Pendidikan,

Pemantauan,dan Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI) Kabupaten Bengkayang tanpa izin resmi.

Ketua LP3K-RI Kabupaten Bengkayang, Albet Hidayat, dengan tegas membantah keterlibatan pihaknya dalam proposal tersebut. Ia menegaskan bahwa LP3K-RI tidak pernah memberikan dukungan, rekomendasi, maupun persetujuan kepada pihak mana pun yang menggunakan nama lembaganya.

Senin (22/12/2025)

"Kami tidak pernah memberikan dukungan kepada siapa pun, apalagi sampai mencantumkan nama LP3K-RI dalam proposal tersebut. Pencatutan itu dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan kami," tegas Albet Hidayat.

Atas kejadian tersebut, LP3K-RI Kabupaten Bengkayang berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pencatutan nama lembaga ke Polres Bengkayang dalam waktu dekat.

"Kami tidak ingin kejadian seperti ini terus berulang. Jangan membiasakan mencatut nama orang atau lembaga untuk kepentingan pribadi. Tindakan ini jelas merugikan dan menyesatkan," ujarnya.

LP3K-RI Kabupaten Bengkayang juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan waspada terhadap proposal yang mengatasnamakan lembaga tertentu, serta memastikan kebenaran dan legalitasnya sebelum memberikan bantuan atau dukungan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh Awak Media Zakarias, S.H., yang namanya juga ikut tercantum dalam proposal tersebut, mengaku tidak pernah membuat Proposal Nataru dimaksud.

"Saya tidak pernah membuat Proposal tersebut," jelasnya singkat melalui WhatsApp.

Dari hasil penelusuran, tanda tangan yang tercantum dalam proposal tersebut juga diketahui berbeda dengan tanda tangan asli Zakarias, sehingga semakin menguatkan dugaan adanya pemalsuan Dokumen Proposal.

Red : Agung'99

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close