Pekanbaru — Momentum peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah dimanfaatkan PTPN IV Regional III Tandun untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat sekitar. Ratusan warga Desa Kasikan dan Talang Danto bersama karyawan kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tandun mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan Majelis Taklim PTPN IV Regional III Kebun PKS Tandun dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Business Support Head PTPN IV Regional III, Achmedi Akbar, dengan menghadirkan penceramah Ustadz DR. Salahudin Al Ayubi dari Pekanbaru. Turut hadir GM Distrik Barat Sugianto, para manajer Distrik Barat, tokoh masyarakat Desa Talang Danto dan Kasikan, serta jajaran manajemen setempat.
Dalam sambutannya, Achmedi Akbar memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan harapan agar hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat terus terjalin, khususnya di wilayah operasional Kebun Tandun.
Ia menegaskan bahwa PTPN IV Regional III sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara terus bertransformasi dan berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Dukungan bapak ibu semua amat sangat berarti untuk kami dalam mendukung Asta Cita Presiden mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional,” ujarnya.
Achmedi juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah. Menurutnya, bekerja secara profesional, mematuhi aturan, serta menjunjung tinggi integritas dan validitas data merupakan bagian dari nilai ibadah.
“Mari kita syukuri apa yang kita miliki saat ini. Rezeki yang kita peroleh dan kinerja terbaik yang kita capai harus kita niatkan sebagai ibadah,” katanya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz DR. Salahudin Al Ayubi menyampaikan bahwa setiap insan beriman akan menghadapi tiga hal yang tidak terpisahkan, yakni ridha terhadap ketetapan Allah SWT, sabar dalam ujian, dan senantiasa bersyukur.
“Rezeki itu adalah ujian. Dimewahkan bukan berarti dimuliakan, disempitkan bukan berarti dihinakan,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa shalat sebagai inti peristiwa Isra Mi’raj memiliki peran penting dalam membentuk karakter jujur, disiplin, dan amanah, termasuk di lingkungan kerja.
“Jika shalatnya baik, maka akan baik pula pekerjaannya. Orang yang dekat dengan masjid akan jauh dari korupsi, dusta, dan menyakiti sesama,” ujarnya.
Di hadapan karyawan PTPN IV Regional III, ia juga menyebut pekerjaan di sektor perkebunan sebagai bagian dari jihad ekonomi bagi umat dan bangsa. Setiap hasil kerja yang diperoleh dengan cara benar, katanya, bernilai pahala jika diniatkan untuk kebaikan keluarga.
Ustadz Salahudin turut mengapresiasi komitmen perusahaan yang rutin menggelar kegiatan keagamaan bersama masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut mencerminkan harmoni antara dunia usaha dan penguatan nilai spiritual.
Menutup tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum hijrah untuk memperbaiki diri, keluarga, dan lingkungan kerja.
Sebagai entitas di bawah PalmCo dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Regional III dikenal memiliki hubungan erat dengan masyarakat sekitar. Selain kegiatan keagamaan umat Muslim, perusahaan juga mendukung aktivitas ibadah lintas agama, termasuk di Gereja Tandun.
Secara berkelanjutan, berbagai program TJSL PTPN IV Regional III terus dijalankan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan manfaat sosial dan pembangunan yang berkelanjutan.(Sabirin)


Social Footer