Pontianak – Jasa Raharja Kalimantan Barat yang tergabung dalam Tim Pembina Samsat Provinsi Kalimantan Barat menghadiri rapat pembahasan optimalisasi pelayanan SAMSAT guna meningkatkan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai strategi dan langkah konkret untuk mengoptimalkan pelayanan Samsat di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Optimalisasi dilakukan dari sisi penguatan sistem layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu fokus utama adalah peningkatan efektivitas gerai-gerai pelayanan Samsat yang tersebar di berbagai daerah agar mampu menjangkau masyarakat lebih luas. Pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kepuasan wajib pajak.
Selain itu, kelengkapan dan validitas administrasi wajib pajak juga menjadi perhatian penting. Data yang akurat dan mutakhir dinilai sangat mendukung tertib administrasi, meminimalisir potensi kesalahan, serta meningkatkan efektivitas penagihan pajak kendaraan bermotor. Masyarakat pun diimbau untuk memastikan dokumen persyaratan telah lengkap dan sesuai ketentuan saat melakukan pengurusan di Samsat.
Dalam forum tersebut, Jasa Raharja menegaskan dukungannya terhadap peningkatan kualitas pelayanan Samsat sebagai bagian dari pelayanan terpadu yang melibatkan unsur Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, dan Jasa Raharja. Sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan sekaligus mendorong optimalisasi pendapatan daerah.
Melalui rapat ini, Tim Pembina Samsat Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi pelayanan, sehingga masyarakat dapat merasakan layanan yang semakin prima, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik. Upaya tersebut juga diharapkan mampu memperkuat budaya tertib administrasi kendaraan bermotor serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Sabirin)


Social Footer