Breaking News

Jembatan Gantung Penghubung Dusun Sungai Layang I–Sungai Segak Terancam Roboh, Kades Mendesak Penanganan Segera

Landak – Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Sungai Layang I dengan Desa Sungai Segak, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, kini berada dalam kondisi memprihatinkan dan terancam roboh. 

Berdasarkan pantauan di lapangan serta informasi dari warga dan Pemerintah Desa Sungai Segak, posisi jembatan tersebut semakin hari semakin miring dan beberapa bagian konstruksinya dilaporkan hampir putus.

Jembatan gantung ini merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan Desa Sungai Segak menuju pusat kecamatan. 

Setiap hari, jembatan tersebut dilalui oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas penting, mulai dari mobilitas warga yang bekerja di perusahaan PT. Parna Raya Sebangki, anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah, hingga kebutuhan ekonomi dan sosial masyarakat desa.

Kepala Desa Sungai Segak menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi jembatan yang semakin membahayakan keselamatan pengguna. 

Menurutnya, jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan jembatan tersebut dapat roboh sewaktu-waktu, terlebih saat hujan deras atau ketika dilewati secara bersamaan oleh banyak warga.

“Kondisi jembatan sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi sudah menyangkut keselamatan jiwa masyarakat. Jembatan ini adalah urat nadi desa kami,” ujar Kepala Desa Sungai Segak.

Ia juga menegaskan bahwa jembatan gantung tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak. 

Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan memberikan solusi konkret.

“Kami mendesak PU Provinsi, PU Kabupaten, dan BPBD Kabupaten Landak agar segera memberikan alternatif positif. Pembangunan atau perbaikan jembatan ini harus diprioritaskan dalam waktu dekat, mengingat fungsinya yang sangat vital bagi masyarakat,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah tidak menunggu hingga terjadi korban jiwa. Mereka meminta agar penanganan dilakukan secepat mungkin, baik melalui pembangunan jembatan permanen maupun langkah darurat yang menjamin keselamatan pengguna. 

Keberadaan jembatan ini sangat menentukan kelangsungan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat Desa Sungai Segak.(Sabirin)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close