Way Kanan — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 7 menggelar Safari Ramadan 1447 H di Komplek Kantor Sentral Kebun Tulungbuyut, Way Kanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 anak yatim dari sejumlah desa sekitar serta tokoh masyarakat setempat.
Safari Ramadan di Kebun Tulungbuyut menjadi agenda kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kantor Penghubung Sumatera Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Region Head Tuhu Bangun, Operation Head Iyan Heryanto, Business Support Head Iskandar Dewantara, Kabag Sekretariat dan Hukum Agus Faroni, Kabag Tanaman Ary Askari, Kabag SDM Ronal Sudrajat, Ketua SPPN Sasmika, serta jajaran manajemen lainnya.
Dalam sambutannya, Operation Head Iyan Heryanto menekankan pentingnya meningkatkan kualitas diri selama bulan suci Ramadan. Ia mengingatkan agar ibadah puasa tidak dijadikan alasan untuk menurunkan ritme kerja, melainkan menjadi energi tambahan untuk tetap produktif dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
“Puasa melatih integritas dan disiplin. Jika kita mampu jujur pada diri sendiri saat berpuasa, maka kejujuran itu pula yang harus kita bawa dalam bekerja,” ujarnya.
Ia juga menegaskan posisi strategis Kebun Tulungbuyut sebagai kebun dengan luasan terbesar di Regional 7 sekaligus sumber produksi utama. Menurutnya, kebun tersebut ibarat kapal induk yang menopang kekuatan produksi regional.
“Kebun Tulungbuyut merupakan kebun dengan luasan terbesar di Regional 7 dan menjadi sumber produksi utama. Ibarat kapal induk, bila kapalnya terkena badai maka semua akan terguncang. Begitu juga, bila ada kebocoran di Kebun Tubu ini, mari kita perbaiki bersama-sama,” katanya.
Iyan mengajak seluruh karyawan untuk membangun kembali kejayaan Kebun Tulungbuyut melalui semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif. “Tanpa kebersamaan akan berat untuk meningkatkannya. Mari kita bangun kembali kebun Tubu ini dengan kontribusi yang lebih baik,” pungkasnya.
Dalam tausiyahnya, Ustad Achmad Jianuri mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh ampunan dan keberkahan, di mana doa-doa dikabulkan oleh Allah SWT. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki diri.
“Sangat merugi jika kita melewatkan Ramadan tanpa mendapatkan ampunan dari Allah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan melalui usaha, cita-cita, dan keyakinan kepada Allah SWT. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan, memperbanyak membaca Al-Qur’an, menyantuni anak yatim, dan menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan.
Sementara itu, Manajer Kebun Tulungbuyut Endi Setiawan dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi kepada manajemen atas dukungan yang diberikan kepada Kebun Tulungbuyut. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai Safari Ramadan pertama yang dilaksanakan di kebun, setelah sebelumnya digelar di Kantor Penghubung Sumatera Selatan.
Endi berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara karyawan dan masyarakat sekitar, sekaligus membawa berkah serta kesuksesan bagi Kebun Tulungbuyut dan PTPN I Regional 7 secara keseluruhan sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara.(Sabirin)


Social Footer