Breaking News

PTPN IV Regional V Tingkatkan Kompetensi SDM melalui Pelatihan dan Sertifikasi Operator Alat Berat

Pontianak – PTPN IV Regional V yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara di bawah Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia melalui program In House Training (IHT) dan Sertifikasi Operator Alat Berat bagi para operator di lingkunga Pelatihan tersebut mencakup pengoperasian sejumlah alat berat, di antaranya Loader, Grader, Excavator, dan Vibro Roller, yang menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional perkebunan dan pabrik.

Program pelatihan berlangsung selama empat hari, pada 2–5 Februari 2026, bertempat di Hotel Ayaartta Malioboro, Yogyakarta, dengan menggandeng PT Cakra Biwa Consultant sebagai fasilitator yang berpengalaman dalam pelatihan dan sertifikasi operator alat berat.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai wilayah operasional perusahaan di Kalimantan, yakni 9 peserta dari Kalimantan Barat, 7 dari Kalimantan Timur, dan 4 dari Kalimantan Selatan. Partisipasi dari berbagai wilayah tersebut diharapkan mampu mendorong pemerataan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di seluruh unit kerja perusahaan.

Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V, Donny Usman, saat membuka kegiatan pelatihan menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kemampuan teknis karyawan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Menurutnya, pelatihan ini juga mendukung implementasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 Tahun 1992 serta pemenuhan standar sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) yang menjadi salah satu acuan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

“Pelatihan ini diarahkan agar operator alat berat memiliki kompetensi yang sesuai dengan regulasi dan kebutuhan perusahaan, sehingga mampu mendukung kinerja operasional kebun dan pabrik secara optimal,” ujar Donny.

Ia juga mengingatkan para peserta agar aktif selama pelatihan, termasuk berani bertanya jika terdapat materi yang belum dipahami agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara tepat di unit kerja masing-masing.

Sementara itu, Business Support Head PTPN IV Regional V, Donny Amril, menegaskan bahwa seluruh peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan sertifikasi secara penuh dengan komitmen dan tanggung jawab tinggi.

Ia menyampaikan bahwa perusahaan telah mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk penyelenggaraan program tersebut. Karena itu, peserta diharapkan memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal dengan menyerap seluruh materi pelatihan secara optimal.

Selain meningkatkan kompetensi individu, para peserta juga diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke unit kerja masing-masing, termasuk melalui kegiatan sharing knowledge kepada rekan kerja lainnya.

“Kompetensi yang diperoleh harus mampu mendukung kelancaran, keselamatan, dan efektivitas proses bisnis perusahaan. Oleh karena itu, peserta diwajibkan melakukan sharing knowledge agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui penyelenggaraan In House Training dan Sertifikasi Operator Alat Berat ini, PTPN IV Regional V menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat penerapan keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta prinsip keberlanjutan dalam mendukung pencapaian kinerja perusahaan.(Sabirin)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close