Bogor, 2 Februari 2026 — PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara, menerima kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten dalam rangka konsultasi dan diskusi terkait pengembangan serta implementasi aspal karet sebagai solusi peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan lembaga riset guna mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri. Selain itu, forum diskusi ini juga membahas potensi aspal karet sebagai jawaban atas tantangan kerusakan jalan akibat beban lalu lintas berat dan faktor cuaca ekstrem.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Muhammad Nizar, menyampaikan apresiasi atas paparan serta kesiapan PT RPN dalam mengembangkan teknologi aspal karet. Menurutnya, inovasi tersebut relevan dengan tugas dan fungsi Komisi IV yang membidangi lingkungan hidup dan infrastruktur.
“Kunjungan ini sangat penting bagi kami untuk memahami lebih dalam potensi aspal karet sebagai alternatif solusi peningkatan kualitas jalan di Provinsi Banten. Kami berharap inovasi ini dapat diterapkan secara konkret di daerah,” ujar Nizar.
Sementara itu, Peneliti PT RPN, Henry Prastanto, menyampaikan terima kasih atas perhatian Komisi IV terhadap hasil riset perusahaan. Ia berharap kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan agar inovasi yang telah dikembangkan dapat diimplementasikan lebih luas.
Henry menjelaskan, penelitian aspal karet di PT RPN telah dimulai sejak 2010 dan kembali diintensifkan pada 2016 seiring tren penurunan harga karet alam yang berdampak pada kesejahteraan petani. Inovasi ini menjadi salah satu strategi peningkatan nilai tambah karet melalui diversifikasi pemanfaatan di sektor infrastruktur.
Menurutnya, aspal karet memiliki karakteristik lebih elastis dan fleksibel dibandingkan aspal konvensional, sehingga mampu meminimalisir retak dan gelombang pada permukaan jalan. Dengan daya tahan yang lebih baik, teknologi ini dinilai efektif mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari PTPN III (Persero) selaku Holding Perkebunan Nusantara, PT RPN menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Implementasi aspal karet diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperkuat ekonomi karet nasional melalui peningkatan nilai tambah produk dalam negeri.(Sabirin)


Social Footer